Pengendalian Inflasi melalui Gerakan Pangan Murah di Kabupaten Lampung Tengah
Kategori: Pertanian
Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah bersama Pemerintah Provinsi Lampung dan Badan Pangan Nasional mengadakan Gerakan Pangan Murah (GPM) pada hari kamis, 21 Mei 2026 Pukul 08.00 WIB di Halaman Masjid Istiqlal, Bandar Jaya Barat, Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah.
Gerakan Pangan Murah diselenggarakan secara kolaboratif melalui sinergi antara Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, Pemerintah Provinsi Lampung, Badan Pangan Nasional (Bapanas) serta dukungan dari Perum BULOG, Pinsar Petelur Nasional (PPN) dan Petani Lokal sebagai penyedia komoditas.
GPM bertujuan untuk memastikan ketersediaan dan aksesibilitas pangan yang terjangkau bagi masyarakat serta menekan angka inflasi. Selain itu program ini juga bertujuan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idul Adha 2026/1447 H, khususnya komoditas yang terpantau mengalami kenaikan diatas HET, yaitu cabe rawit merah dan daging sapi.
Berbagai kebutuhan pangan dasar telah dijual di bawah harga pasar dalam acara Gerakan Pangan Murah, meliputi:
- Beras SPHP, sebanyak 8 ton harga Rp 11.600/kg,-
- Minyak Goreng, sebanyak 600 liter harga Rp 15.500,-
- Gula Putih, sebanyak 240 kg harga Rp 17.500,-
- Telur sebanyak 300 kg harga Rp 25.000,-
- Bawang Putih sebanyak 50 kg, harga Rp 30.000,-
- Bawang Merah sebanyak 50 kg harga Rp 40.000,-
- Cabe Merah Keriting sebanyak 30 kg harga Rp 44.000,-
- Cabe Rawit Merah sebnayak 30 kg harga Rp 56.000,-
Gerakan Pangan Murah sangat dibutuhkan masyarakat di tengah kondisi ekonomi saat ini. sinergi dengan berbagai pihak akan terus diperkuat agar manfaatnya semakin luas dan dapat dirasakan oleh masyarakat di seluruh kecamatan di Kabupaten Lampung Tengah.